Tiga Langkah Membuat Program Kerja Karang Taruna

By | May 4, 2018

Perubahan gaya hidup masyarakat modern saat ini banyak sekali merubah masyarakat menjadi individualis dan kurang menjalin silaturahmi dengan tetangga sendiri. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya masyarakat perkotaan yang lebih memilih diam di rumah daripada harus bersosialisasi dengan tetangga samping rumah. Berbanding terbalik dengan masyarakat desa yang masih mengedepankan asas kekeluargaan dalam menjalani hidup. Dapat kita lihat pula dari keorganisasian, masih banyak terdapat organisasi Karang Taruna di sana.

Keberadaan Organisasi Karang Taruna

Karang Taruna merupakan wadah bagi para pemuda untuk mengaspirasikan pendapat, ide, atau gagasan terhadap sesuatu yang berhubungan dengan kemajuan desa. Kegiatan ini memang sangat diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. Untuk dapat mewujudkannya, Pengurus dan semua anggota Karang Taruna harus membuat program kerja yang terencana agar pembentukan organisasi ini jelas tujuannya. Berikut ini beberapa langkah simple untuk membuat program kerja Karang Taruna.

  1. Melakukan analisis data

Langkah pertama untuk dapat membuat program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat adalah dengan melakukan analisa data yang terdapat di RT/RW. Data seperti jumlah penduduk, luas wilayah, tingkat pendidikan masyarakat, angka pengangguran, angka kemiskinan, dan lain sebagainya akan sangat dibutuhkan untuk menentukan penyusunan program. Analisa data tersebut akan memberikan banyak ide kepada para anggota Karang Taruna setelah mengetahui kekurangan yang dimiliki daerah mereka.

  1. Melakukan survey langsung

Proses pembuatan program kerja tak hanya dapat dilakukan hanya dengan melakukan analisa data, namun juga harus melakukan pengecekan secara langsung. Dengan demikian, kita akan mengetahui secara pasti apa yang terjadi di lapangan dan bagaimana untuk langkah penyesuaiannya yang paling tepat. Hal tersebut juga dilakukan untuk melakukan pengecekan terhadap kebenaran data yang ada.

  1. Runding

Setelah memastikan apa yang terjadi di dunia nyata sesuai dengan data yang didapat, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perundingan. Perundingan dilakukan setelah kita mengetahui kelebihan dan masalah apa yang sedang dihadapi oleh masyarakat dan desa. Dengan demikian perundingan dapat berjalan dengan lebih mudah karena dengan mengetahui kekurangannya, kita dapat memutuskan langkah yang tepat untuk mengatasinya. Akan sangat berbeda ketika kita membuat program kerja tanpa melakukan analisis dan survey terlebih dahulu.