Mengenal Penyakit Retina Ablasio Retina

By | August 27, 2017

Dokter RetinaSalah satu bagian terpenting dalam mata adalah retina. Retina ini ternyata kin sudah banyak macam jenis penyakitnya. Penyakit retina banyak disebabkan biasanya karena pola hidup yang kurang baik, atau bawaan penyakit lain hingga adanya faktor keturunan. Salah satu jenis penyakit pada retina adalah penyakit Ablasio Retina

Definisi Dan Penyebab Pada Penyakit Retina Ablasio Retina

Ablasio Retina adalah kerusakan pada retina yang berakibat terpisahnya/ terlepasnya retina dari jaringan penyokong di bawahnya. Ablasio awalnya berada di daerah yang kecil, namun jika tidak segera ditangani, maka retina akan terlepas. Biasanya Ablasio Retina Bisa terjadi pasca operasi katarak atau penderita cedera mata. Beberapa penyebab penyakit retina ini sendiri antara lain:  Trauma, Proses penuaan, Diabetes berat, Penyakit peradangan, bayi prematur, atau bisa terjadi secara spontan. Selama proses terlepasnya retina, perdarahan dari pembuluh darah retina yang kecil bisa menyebabkan kekeruhan pada bagian dalam mata yang dalam keadaan normal terisi oleh humor vitreus. Jika terjadi pelepasan makula, akan terjadi gangguan penglihatan pusat lapang pandang. Faktor resiko penyakit yang menyebabkan adalah: Rabun dekat, atau adanya Riwayat keluarga  yang memiliki Ablasio Retina karena ablasio lebih cenderung dapat diturunkan.

Gejala Ablasio biasanya dengan bayang-bayang oleh bentuk-bentuk yang tak beraturan yang melayang-layang diudara yang menyebabkan pandangan menjadi kabur dan penurunan ketajaman. Kemudian gejala ini biasanya tidak disertai rasa nyeri serta menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Diawali dari kehilangan penglihatan pada lapang pandang dan mulai menyebar seiring perkembangan penyakit ablasio. Pengobatan yang biasanya digunakan adalah dengan Pembedahan laser yaitu menutup lubang atau robekan pada retina pada gejala awal sebelum terjadinya ablasio. Kemudian dibantu dengan kriopeksi (pemberian dingin dengan jarum es) yang akan melekatkan retina pada jaringan di bawahnya. Teknik ini dilakukan bersama penyuntikan gelembung udara dan kepala dipertahankan pada posisi tertentu untuk mencegah penimbunan kembali cairan di belakang retina. Penempelan retina kembali dengan pembedahan biasanya dimulai dengan pembuatan lekukan di bagian putih mata (sklera) untuk mengurangi tekanan pada retina sehingga retina kembali menempel. Pencegahan penyakit retina yang satu ini yang dapat digunakan yaitu dengan menggunakan kaca mata pelindung untuk mencegah trauma pada mata. Perlu adanya pengontrol kadar gua bagi penderita diabetes secara rutin dan seksama.

Related posts: